Vaksin MMRV (Campak, Gondongan, Rubella, dan Varisela): Apa yang Perlu Anda Ketahui [2018]
Supporting Files
Public Domain
-
02/12/2018
-
File Language:
Indonesian
Details
-
Alternative Title:MMRV Vaccine (Measles, Mumps, Rubella, and Varicella): What You Need to Know [2021] [Indonesian] ; Vaccine Information Statement: MMRV Vaccine (Measles, Mumps, Rubella, and Varicella): What You Need to Know [2021]
-
Corporate Authors:
-
Description:A VIS atau Vaccine Information Statement adalah sebuah dokumen yang dibuat oleh CDC untuk memberi informasi kepada penerima vaksin - atau orang tua atau perwakilan hukum mereka - tentang manfaat dan risiko dari vaksin yang mereka terima. Semua penyedia vaksin, baik publik maupun swasta, diwajibkan oleh National Vaccine Childhood Injury Act (NCVIA - 42 U.S.C. § 300aa‑26) untuk memberikan VIS yang sesuai kepada pasien (atau orang tua atau perwakilan hukum) sebelum setiap dosis vaksin tertentu. VIS yang sesuai harus diberikan sebelum vaksinasi, dan harus diberikan sebelum setiap dosis dalam rangkaian vaksin multi‑dosis. VIS harus diberikan tanpa memandang usia penerima: from https://www.cdc.gov/vaccines/hcp/about-vis/index.html.
VIS telah diterjemahkan ke sekitar 40 bahasa. Terjemahan ini dapat ditemukan di situs web mitra CDC, https://www.immunize.org/vis/. Tidak semua VIS diterjemahkan ke setiap bahasa.
Mengapa perlu divaksin? Vaksin MMRV dapat mencegah campak, gondongan, rubella, dan varisela.
CAMPAK (M) menyebabkan demam, batuk, pilek, dan mata merah berair, biasanya diikuti oleh ruam yang menutupi seluruh tubuh. Campak dapat menyebabkan kejang (sering terkait demam), infeksi telinga, diare, dan pneumonia. Dalam kasus yang jarang, campak dapat menyebabkan kerusakan otak atau kematian.
GONDONGAN (M) menyebabkan demam, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, hilang nafsu makan, serta pembengkakan dan nyeri pada kelenjar ludah di bawah telinga. Gondongan dapat menyebabkan tuli, pembengkakan otak dan/atau selaput tulang belakang, pembengkakan menyakitkan pada testis atau ovarium, dan dalam kasus yang sangat jarang menyebabkan kematian.
RUBELLA (R) menyebabkan demam, sakit tenggorokan, ruam, sakit kepala, dan iritasi mata. Rubella dapat menyebabkan radang sendi pada hingga separuh remaja dan wanita dewasa. Jika seorang wanita tertular rubella saat hamil, ia dapat mengalami keguguran atau bayi bisa lahir dengan cacat lahir serius.
VARISELA (V), disebut juga "chickenpox," menyebabkan ruam gatal serta demam, kelelahan, hilang nafsu makan, dan sakit kepala. Varisela dapat menyebabkan infeksi kulit, pneumonia, radang pembuluh darah, pembengkakan otak dan/atau selaput tulang belakang, serta infeksi darah, tulang, atau sendi. Beberapa orang yang pernah terkena chickenpox dapat mengalami ruam yang sangat menyakitkan bernama "shingles" (dikenal juga sebagai herpes zoster) bertahun‑tahun kemudian.
Sebagian besar orang yang menerima vaksin MMRV akan terlindungi seumur hidup. Vaksin dan tingginya angka vaksinasi telah membuat penyakit‑penyakit ini menjadi jauh lebih jarang di Amerika Serikat.
-
Subjects:
-
Keywords:
-
Series:
-
Subseries:
-
Publisher:
-
Document Type:
-
Genre:
-
Place as Subject:
-
Rights:Public Domain
-
CIO:
-
Division:
-
Topic:
-
Location:
-
Pages in Document:3 pdf pages
-
Collection(s):
-
Main Document Checksum:urn:sha-512:1290123ee446a99646c93b2a82e868f58250a5d5ded8a0b6dddbdd7a458e1acf5a8ac3eac580841a630ba3e054ff6f436c39a9e3a0d5b646c92cf2414be4eaf4
-
Download URL:
-
File Type:
File Language:
Indonesian
CDC STACKS serves as an archival repository of CDC-published products including
scientific findings,
journal articles, guidelines, recommendations, or other public health information authored or
co-authored by CDC or funded partners.
As a repository, CDC STACKS retains documents in their original published format to ensure public access to scientific information.
As a repository, CDC STACKS retains documents in their original published format to ensure public access to scientific information.
You May Also Like
COLLECTION
Infectious Diseases