Vaksin MMR (Measles, Mumps, dan Rubella): Yang Perlu Anda Ketahui [2018]
Multi-Language
Supporting Files
-
2018/02/12
-
File Language:
Details
-
Alternative Title:MMR Vaccine (Measles, Mumps, Rubella): What You Need to Know [2018] [Indonesian] ; Vaccine Information Statement: MMR Vaccine (Measles, Mumps, and Rubella): What You Need to Know [2018]
-
Corporate Authors:
-
Description:VIS atau Pernyataan Informasi Vaksin adalah dokumen yang diproduksi oleh CDC, yang menginformasikan kepada penerima vaksin – atau orang tua atau perwakilan hukum mereka – tentang manfaat dan risiko vaksin yang mereka terima. Semua penyedia vaksin, baik publik maupun swasta, diwajibkan oleh Undang-Undang Cedera Vaksin Masa Kanak-Kanak Nasional (NCVIA – 42 U.S.C. § 300aa-26) untuk memberikan VIS yang sesuai kepada pasien (atau orang tua atau perwakilan hukum) sebelum setiap dosis vaksin tertentu. VIS yang sesuai harus diberikan sebelum vaksinasi dan harus diberikan sebelum setiap dosis dalam rangkaian multi-dosis. VIS harus diberikan tanpa memandang usia penerima: dari https://www.cdc.gov/vaccines/hcp/about-vis/index.html. VIS telah diterjemahkan ke dalam sekitar 40 bahasa. Dokumen-dokumen ini dapat ditemukan di situs web mitra CDC, https://www.immunize.org/vis/. Tidak setiap VIS telah diterjemahkan ke dalam setiap bahasa.
Mengapa harus divaksinasi?
Vaksin MMR dapat mencegah campak, gondongan, dan rubela.
CAMPAK (M) menyebabkan demam, batuk, hidung berair, dan mata merah berair, yang umumnya diikuti oleh ruam yang menutupi seluruh tubuh. Penyakit ini dapat menyebabkan kejang (sering dikaitkan dengan demam), infeksi telinga, diare, dan pneumonia. Dalam kasus yang jarang terjadi, campak dapat menyebabkan kerusakan otak atau kematian.
GONDONGAN (M) menyebabkan demam, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, kehilangan nafsu makan, serta pembengkakan dan nyeri pada kelenjar ludah di bawah telinga. Penyakit ini dapat menyebabkan ketulian, pembengkakan otak dan/atau selaput sumsum tulang belakang, pembengkakan yang menyakitkan pada testis atau ovarium, dan, sangat jarang, kematian.
RUBELA (R) menyebabkan demam, sakit tenggorokan, ruam, sakit kepala, dan iritasi mata. Penyakit ini dapat menyebabkan radang sendi pada hingga setengah dari remaja putri dan wanita dewasa. Jika seorang wanita terkena rubela saat hamil, ia bisa mengalami keguguran, atau bayi bisa lahir dengan cacat lahir yang serius.
Sebagian besar orang yang divaksinasi dengan MMR akan terlindungi seumur hidup. Vaksin dan tingkat vaksinasi yang tinggi telah membuat penyakit-penyakit ini jauh lebih jarang terjadi di Amerika Serikat.
-
Subjects:
-
Keywords:
-
Series:
-
Subseries:
-
Publisher:
-
Document Type:
-
Funding:
-
Genre:
-
Place as Subject:
-
Rights:Public Domain
-
CIO:
-
Division:
-
Topic:
-
Location:
-
Pages in Document:3 pdf pages
-
Volume:2018
-
Collection(s):
-
Main Document Checksum:urn:sha-512:67d013da60e6afed9012bb29f3db2a3e11ca98dd50bf2fa7569357ddd9823ea8908aa84fda499c770c09ccc13d20d383be277e636b21c65525f71e553380f5b9
-
Download URL:
-
File Type:
File Language:
ON THIS PAGE
CDC STACKS serves as an archival repository of CDC-published products including
scientific findings,
journal articles, guidelines, recommendations, or other public health information authored or
co-authored by CDC or funded partners.
As a repository, CDC STACKS retains documents in their original published format to ensure public access to scientific information.
As a repository, CDC STACKS retains documents in their original published format to ensure public access to scientific information.
You May Also Like
COLLECTION
Infectious Diseases